Golongan Yang Memerangi Sunnah Ta’addud (6) | Millah Ibrohim

Golongan Yang Memerangi Sunnah
Ta’addud (6)
Adapun golongan – golongan yang memerangi
sunnah ta’addud, maka mereka salah satu dari 3
golongan yaitu :
1. Orang yang memusuhi dan dengki terhadap
Islam, menjalankan makar – makar musuh Islam
serta membantu urusan – urusan penting mereka.
Ia tahu bahwa ta’addud memperbanyak jumlah
kaum muslimin. Sementara itu ia selalu mengintai
kaum muslimin dan mengharapkan hancurnya
muslimin. Sebagaimana kita mengetahui
disebagian negeri yang mengajak muslimin
mencukupkan satu istri. Pada satu waktu kita
melihat Nasrani mengajak umatnya memperbanyak
keturunan dan nikah muda seperti yang terjadi di
Mesir. Sehingga hari – demi hari orang – orang
Nasrani bertambah banyak dan di kuatirkan pada
suatu saat jumlah mereka mendominasi penduduk
Mesir karena mereka sedang merencanakan Mesir
Andalusia kedua – Wallahul Musta’an.

Baca lebih lanjut

Mencela Ta’addud (Poligami) Adalah Kemurtadan (5) | Millah Ibrohim

Mencela Ta’addud (Poligami) Adalah
Kemurtadan (5)
‘Ulama sepakat murtadnya orang yang
mengingkari sesuatu dari Al Qur’an atau
mengingkari perkataan yang telah diketahui secara
umum. Mereka yang mengingkari ta ‘addud atau
memandangnya kedholiman terhadap wanita atau
membenci pensyari’atannya, tidak diragukan lagi
kemurtadannya. O
leh karena itu aku memperingatkan mereka yang
bermain – main dengan agama dan aku
mengkuatirkan kafirnya orang – orang yang selalu
mengkritik ta’addud dan selalu membicarakan
dampak – dampak negatifnya tanpa menyebutkan
dampak – dampak positifnya, menakut – nakuti
manusia untuk ta’addud dan membuat kerancuan
berpikir di negeri – negeri Islam.

Baca lebih lanjut

Menjawab Kerancuan Berpikir Tentang Poligami (4) | Millah Ibrohim

Menjawab Kerancuan Berpikir Tentang
Poligami (4)
Orang – orang yang menolak poligami
menentangnya dengan dalil yang sebagiannya
syar’i dan sebagian lainnya akal – akalan yaitu :
Firman Allah Ta’ala :
“ Dan kamu sekali – kali tidak akan dapat berlaku
adil di antara isteri-isteri (mu), walaupun kamu
sangat ingin berbuat demikian, Karena itu
janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang
kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain
terkatung-katung. dan jika kamu mengadakan
perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan),
Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.”

Baca lebih lanjut

Poligami : Kebenaran Yang Diakui Musuh Islam (3) | Millah Ibrohim

Poligami : Kebenaran Yang Diakui Musuh
Islam (3)
Saudara pembaca, setelah kita mengetahui hukum
ta’addud, tidak salah bagi kita bersama – sama
mengetahui pandangan – pandangan sebagian
cendekia dan pemikir barat yang notabene kafir
mengenai “ POLIGAMI “ karena kebenaran,
sebagaimana yang dikatakan pepatah : Apa yang
diakui musuh – musuh (dan bukan mengambil
pengakuan dan ucapan musuh – musuh sebagai
dalil kebenaran yang telah kita miliki. Kebenaran
kita terlalu mulia untuk diambilkan dari ucapan
kafir dari barat maupun timur. Sesungguhnya
kebenaran mereka hanyalah secara suara,
kebenaran yang diakui oleh pengalaman –
pangalaman keluarga di masyarakat yang mana
Islam telah terlebih dahulu mengaplikasikan teori –
teori ilahi secara langsung di jaman shahabat
rodhiallahu ‘anhum ).

Baca lebih lanjut

Fatwa Seputar Poligami (2) | Millah Ibrohim

Fatwa Seputar Poligami (2)
FATWA – FATWA SYAIKH BIN BAAZ SEPUTAR
POLIGAMI
( TA’ADDUD AZ ZAUJAT )
Ditanya : Apakah hukum asal pernikahan poligami
atau istri lebih dari satu ?
Jawab : Pada asalnya disyari’atkan poligami bagi
yang mampu dan tidak hawatir timpang terhadap
istri – istri. Disebabkan dalam poligami banyak
mengandung maslahat seperti menjaga perzinaan,
menjaga kehormatan bagi istri – istri,
memperbanyak keturunan yang akan
memperbanyak jumlah umat Islam dan
memperbanyak orang yang menyembah Allah
semata.
Baca lebih lanjut

Poligami (Ta’addud)… ?? (1) | Millah Ibrohim

Poligami (Ta’addud)… ?? (1)
PENGANTAR
Alloh Ta’ala berfirman :
ﺇﻥ ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻧﺤﻤﺪﻩ ﻭ ﻧﺴﺘﻐﻔﺮﻩ ﻭ ﻧﻌﻮﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺷﺮﻭﺭ
ﺃﻧﻔﺴﻨﺎ ﻭ ﺳﻴﺌﺎﺕ ﺃﻋﻤﺎﻟﻨﺎ ﻣﻦ ﻳﻬﺪ ﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻼ ﻣﻀﻞ ﻟﻪ ﻭ ﻣﻦ
ﻳﻀﻠﻞ ﻓﻼ ﻫﺎﺩﻱ ﻟﻪ ﻭ ﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻ
ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ ﻭ ﺃﺷﻬﺪ ﻣﺤﻤﺪﺍ ﻋﺒﺪﻩ ﻭ ﺭﺳﻮﻟﻪ
Sesungguhnya segala pujian hanyalah milik Alloh,
kami memuji, meminta ampunan kepadaNya,
berlindung kepadaNya dari kejelekan jiwa-jiwa dan
amal-amal kami. Barangsiapa ditunjuki Alloh maka
tidak ada yang menyesatkannya dan barangsiapa
disesatkanNya maka tidak ada yang dapat
menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tidak ada
sesembahan yang berhak di sembah selain Alloh
tidak ada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan rasulNya.
ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬﺎَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺣَﻖَّ ﺗُﻘَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻻَ ﺗَﻤُﻮﺗُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻭَﺃَﻧﺘُﻢ
ﻣُّﺴْﻠِﻤُﻮﻥَ } ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ : 102 }
“Hai orang-orang beriman bertakwalah kepada
Alloh dengan sebenar-benar takwa dan janganlah
kamu mati kecuali kalian beragama Islam”. (Ali
Imron :102)

Baca lebih lanjut

» Pelajaran (2) : APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH ORANG YANG HADIR, KETIKA MELIHAT ORANG YANG SAKIT ITU MENGALAMI “SAKROTUL MA…

Pelajaran ( 2 ) : APA YANG
HARUS DILAKUKAN
OLEH ORANG YANG
HADIR, KETIKA MELIHAT
ORANG YANG SAKIT ITU
MENGALAMI “SAKROTUL
MAUT”
Seri Pelajaran tentang Ahkamul Janaiz (Hukum-
Hukum Seputar Jenasah)
Pelajaran (2) : APA YANG HARUS DILAKUKAN
OLEH ORANG YANG HADIR, KETIKA MELIHAT
ORANG YANG SAKIT ITU MENGALAMI “SAKROTUL
MAUT”
Bagi orang yang menyaksikan/melihat bahwa
orang yang sedang sakit itu menampakkan tanda-
tanda dia akan meninggal (yakni mengalami
sakrotul maut), sepantasnya dia melakukan hal-hal
sebagai berikut :
1. Mentalqinnya agar mengucapkan kalimat
syahadat “ laa ilaaha illalloh “.
Yang dimaksud dengan mentalqin disini adalah
memerintahkan dan membimbingnya untuk
mengucapkan kalimat “laa ilaaha illalloh”. Hal ini
berdasarkan sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa
sallam :
ﻟﻘﻨﻮﺍ ﻣﻮﺗﺎﻛﻢ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
“Talqinilah orang-orang yang hampir mati diantara
kalian dengan “laa ilaaha illalloh”.” (HR Imam
Muslim no. 917, dari hadits Abu Huroiroh
rodhiyallohu ‘anhu, juga dalam hadits Abu Said Al-
Khudri rodhiyallohu ‘anhu no. 916)
Baca lebih lanjut