» (FATWA ULAMA) : KITAB-KITAB YANG PENTING UNTUK DIBACA & DIPELAJARI .:: Darul-Ilmi ::.

FATWA ULAMA ) : KITAB –
KITAB YANG PENTING
UNTUK DIBACA &
DIPELAJARI
Kaum muslimin rohimakumulloh, berikut ini adalah
Fatwa As-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz
rohimahulloh, ketika beliau ditanya tentang kitab-
kitab yang penting untuk dibaca, dipelajari dan
bisa dijadikan sandaran yang terpercaya oleh kaum
muslimin, khususnya dalam permasalahan aqidah
Ahlus Sunnah wal Jama’ah, dan permasalahan
lainnya. Rinciannya adalah sebagai berikut :
Pertanyaan : “Apa saja kitab-kitab yang Anda
nasehatkan dengannya agar kami membacanya,
khususnya yang berkaitan dengan permasalahan
aqidah ?”

Jawab :
Sebaik-baik kitab, seagung-agungnya dan
sebenar-benarnya kitab yang wajib untuk dibaca
dalam mempelajari masalah aqidah, ahkam
(hukum-hukum) dan akhlak, adalah Kitabulloh
‘Azza wa Jalla (yakni Al-Qur’an), yang tidak ada
kebatilan dari depan dan dari belakangnya, yang
diturunkan dari Hakimun Hamid (Dzat Yang Maha
Bijaksana lagi Maha Terpuji).
Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman :
ﺇِﻥَّ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻳَﻬْﺪِﻱ ﻟِﻠَّﺘِﻲ ﻫِﻲَ ﺃَﻗْﻮَﻡُ ﻭَﻳُﺒَﺸِّﺮُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ
ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ ﺃَﻥَّ ﻟَﻬُﻢْ ﺃَﺟْﺮًﺍ ﻛَﺒِﻴﺮًﺍ ‏( ٩ )
“Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk
kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar
gembira kepada orang-orang Mu’min yang
mengerjakan amal saleh, bahwa bagi mereka ada
pahala yang besar.” (QS Al-Isro’ : 9)
Alloh ‘Azza wa Jalla juga berfirman :
ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻫُﺪًﻯ ﻭَﺷِﻔَﺎﺀٌ ‏( ٤٤ )
“Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan
penawar (obat) bagi orang-orang mukmin…” (QS
Fushshilat : 44)
Alloh ‘Azza wa Jalla juga berfirman tentang Al-
Qur’an ini :
ﻛِﺘَﺎﺏٌ ﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ ﻟِﻴَﺪَّﺑَّﺮُﻭﺍ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻟِﻴَﺘَﺬَﻛَّﺮَ ﺃُﻭﻟُﻮ ﺍﻷﻟْﺒَﺎﺏِ
‏(٢٩ )
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan
kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka
memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya
mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai
fikiran.” (QS Shood : 29)
Alloh ‘Azza wa Jalla juga berfirman tentang Al-
Qur’an ini :
ﻭَﻫَﺬَﺍ ﻛِﺘَﺎﺏٌ ﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ ﻓَﺎﺗَّﺒِﻌُﻮﻩُ ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﺮْﺣَﻤُﻮﻥَ
‏(١٥٥ )
“Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan
yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah
kamu sekalian agar kamu diberi rahmat.” (QS Al-
An’am : 155)
Alloh ‘Azza wa Jalla juga berfirman tentang Al-
Qur’an ini :
ﻭَﻧَﺰَّﻟْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﺗِﺒْﻴَﺎﻧًﺎ ﻟِﻜُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻭَﻫُﺪًﻯ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔً ﻭَﺑُﺸْﺮَﻯ
ﻟِﻠْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ‏(٨٩ )
“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran)
untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk
serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang
yang berserah diri.” (QS An-Nahl : 89)
Dan ayat-ayat yang semakna dengan ini sangat
banyak. Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam pun juga
menyatakan tentang hal tersebut. Dalam hadits
yang shohih, dalam khutbah beliau ketika Haji
Wada’, beliau bersabda :
ﺇﻧﻲ ﺗﺎﺭﻙ ﻓﻴﻜﻢ ﻣﺎ ﻟﻦ ﺗﻀﻠﻮﺍ ﺇﻥ ﺍﻋﺘﺼﻤﺘﻢ ﺑﻪ , ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ
“Sesungguhnya aku meninggalkan di tengah-
tengah kalian sesuatu yang kalian tidak akan
tersesat bila kalian berpegang teguh dengannya,
yaitu Kitabulloh (Al-Qur’an).” (Al-Hadits )
Beliau shollallohu ‘alaihi wa sallam pun juga
bersabda pada hari Ghodir Khumm, ketika beliau
pulang dari Haji Wada’ menuju Madinah :
ﺇﻧﻲ ﺗﺎﺭﻙ ﻓﻴﻜﻢ ﺛﻘﻠﻴﻦ : ﺃﻭﻟﻬﻤﺎ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ , ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻬﺪﻯ ﻭﺍﻟﻨﻮﺭ,
ﻓﺨﺬﻭﺍ ﺑﻜﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺗﻤﺴﻜﻮﺍ ﺑﻪ
“Sesungguhnya aku meninggalkan ditengah-tengah
kalian dua perkara, yang pertama adalah Kitabulloh
(Al-Qur’an), di dalamnya terdapat Al-Huda
(petunjuk) dan An-Nuur (cahaya), maka ambillah
Kitabulloh tersebut dan berpegang-teguhlah kalian
dengannya…” (Al-Hadits )
Beliau memberikan dorongan dan menyemangati
(kaum muslimin) untuk (berpegang teguh) dengan
Al-Qur’an, lalu beliau bersabda : “….Dan Ahlul
Bait-ku, aku ingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku,
aku ingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku….” ( Al-
Hadits)
Kedua hadits tersebut di atas dikeluarkan oleh Al-
Imam Muslim dalam Shohih -nya (no.240), yang
pertama dari hadits Jabir bin Abdillah rodhiyallohu
‘anhuma, dan yang kedua dari hadits Zaid bin
Arqom rodhiyallohu ‘anhu.
Beliau shollallohu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
ﺧﻴﺮﻛﻢ ﻣﻦ ﺗﻌﻠﻢ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻭﻋﻠﻤﻪ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari
Al-Qur’an dan yang mengajarkannya (pada orang
lain).” (HR Imam Al-Bukhori no. 5027)
Beliau shollallohu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
“Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka
untuk menuntut ilmu (agama), maka Alloh akan
memudahkan baginya jalan menuju ke surga. Dan
tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu
rumah dari rumah-rumah Alloh (yakni masjid),
mereka membaca Kitabulloh, dan saling
mempelajari diantara mereka, melainkan (dengan
itu semua) akan turun pada mereka As-Sakinah
(ketenangan), rahmat Alloh pun akan meliputi
mereka, para Malaikat pun akan mengerumuni
mereka (berkumpul di dekat mereka), Alloh Ta’ala
pun akan menyebut-nyebut mereka (yakni memuji
mereka) dihadapan orang-orang yang ada di sisi-
Nya (yakni para Malaikat yang ada di atas langit,
edt.). Dan orang yang lambat amalannya, tidak
akan bisa dipercepat oleh nasabnya.” (HR Imam
Muslim , dari hadits Abu Huroiroh rodhiyallohu
‘anhu)
Dan hadits-hadits yang semakna dengan ini
sangat banyak sekali.
Selanjutnya, sebaik-baik kitab setelah Al-Qur’anul
Karim adalah kitab-kitab Hadits An-Nabawiyyah,
yakni kitab-kitab As-Sunnah, seperti : As-
Shohihain (dua kitab Shohih, yakni Shohih Al-
Bukhori dan Shohih Muslim), dan As-Sunanul
Arba’ (kitab-kitab Sunan yang empat, yaitu Sunan
Abi Dawud, Sunan At-Tirmidzi, Sunan Ibni Majah
dan Sunan An-Nasa’i, edt.), dan selainnya dari
kitab-kitab hadits yang bisa dijadikan sandaran.
Maka sepantasnya memakmurkan majelis-majelis
dan halaqoh-halaqoh pembacaan Al-Qur’anul
Karim dan mempelajarinya, serta memahamkan
(mengajari) manusia dengannya. Dan juga
mempelajari kitab-kitab Hadist As-Syarif (hadits-
hadits Nabi yang mulia), sangat peduli dengannya,
memahamkan/mengajari manusia dengannya, dan
menolong para ahli ilmu dan bashiroh (yakni para
ulama), yang mereka sangat terpercaya ilmu dan
periwayatan mereka, dan juga (terpercaya) nasehat
mereka dan keistiqomahan mereka.
Dan diantara kitab-kitab yang sesuai dalam
perkara-perkara tersebut, adalah Kitab Riyadhus
Sholihin , At-Targhib wa At-Tarhib , Al-Wabilus
Shoyyib, Umdatul Hadits As-Syarif , Bulughul
Marom, Muntaqo Al-Akhbaar dan yang lainnya,
yang (itu semua) termasuk kitab-kitab hadits yang
berfaedah/bermanfaat.
Adapun kitab-kitab yang disusun dalam perkara
aqidah, diantara yang paling bagusnya adalah :
Kitab At-Tauhid , karya As-Syaikh Al-Imam
Muhammad bin Abdil Wahhab rohimahulloh, dan
juga syarh-nya (penjelasannya) karya kedua cucu
beliau, yakni As-Syaikh Sulaiman bin Abdillah bin
Muhammad, dan As-Syaikh Abdurrahman bin
Hasan bin Muhammad, yakni kitab Taisir Al-Azizil
Hamid dan kitab Fathul Majid .
Termasuk yang demikian itu pula adalah :
Majmu’ah At-Tauhid karya As-Syaikh Muhammad
bin Abdil Wahhab rohimahulloh, Kitabul Iman , Al-
Qooidah Al-Jaliilah fii At-Tawassul wal Wasiilah,
Al-Aqidah Al-Wasithiyyah , At-Tadmuriyyah , Al-
Hamuwiyyah. Lima kitab tersebut di atas karya
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh.
Termasuk yang demikian itu pula adalah : Zaadul
Ma’aad fii Hadyi Khoiril ‘Ibaad , As-Showaaiqul
Mursalah ‘alaa Al-Jahmiyyah wal Mu’aththilah , Al-
Ijtimaa’il Juyusy Al-Islamiyyah , Al-Qoshidah An-
Nuuniyyah, dan Ighotsatul Lahfaan min Makaaidis
Syaithon . Semua kitab tersebut di atas adalah
karya Al-‘Allamah Ibnul Qoyyim rohimahulloh.
Termasuk yang demikian itu pula adalah : Syarh
Ath-Thohawiyyah , karya Ibnu Abil ‘Izzi
rohimahulloh, Minhajus Sunnah karya Syaikhul
Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh, Iqtidho’ As-
Shirotil Mustaqim, juga karya beliau, dan Kitab At-
Tauhid karya Ibnu Khuzaimah rohimahulloh, Kitab
As-Sunnah karya Abdulloh bin Imam Ahmad
rohimahulloh, Al-I’tishom karya As-Syatibi, dan
yang selain itu dari kitab-kitab Ahlus Sunnah yang
disusun untuk menjelaskan Aqidah Ahlus Sunnah
wal Jama’ah.
Diantara kitab yang mengumpulkan itu semua
(yakni tentang Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah)
adalah kitab Fatawa Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah,
dan kitab Ad-Durorus Saniyyah fii Fatawa An-
Najdiyyah , yang dikumpulkan/disusun oleh As-
Syaikh Abdurrahman bin Qosim rohimahulloh.”
Maroji’ :
Tuhfatul Ikhwan bi Ajwibatin Muhimmatin bi
Arkaanil Islam (hal. 40-44), karya Samahatus
Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz
rohimahulloh.

http://www.darul-ilmi.com/2014/11/fatwa-ulama-kitab-kitab-yang-penting-untuk-dibaca-dipelajari/#more-8811

sofyan assingkepy punggur batam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s