Kekhususan dan Perbedaan Alqidah Salaf Dibanding Aqidah yang lainnya : | Millah Ibrohim

Kekhususan dan Perbedaan Aqidah Salaf
Dibanding Aqidah yang lainnya :
Kekhususan dan Perbedaan Aqidah Salaf Dibanding
Aqidah yang lainnya :
1. Aqidah salaf diambil dari sumber yang asli dan
bersih dari kitabulloh dan sunnah rosululloh yang
jauh dari kotoran nafsu dan kesamaran dan kosong
dari penafsiran dari luar Islam.
2. Aqidah salaf meninggalkan ketenangan dalam
jiwa dan menjauhkan seorang muslim dari
keraguan dan angan-angan kosong…

3. Aqidah salaf menjadikan sikap seorang muslim
mengagungkan nash-nash AlQur’an dan AsSunnah
karena ia tahu bahwa tiap apa yang di dalamnya
kebenaran dan pada yang demikian itu terdapat
keselamatan yang besar dan keistimewaan yang
Khusus.
4. Aqidah salaf mewujudkan bagi muslimin
karakter yang Alloh ridhai dengan firmanNya :
ﻓَﻠَﺎ ﻭَﺭَﺑِّﻚَ ﻟَﺎ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﺤَﻜِّﻤُﻮﻙَ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺷَﺠَﺮَ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻢْ ﺛُﻢَّ ﻟَﺎ
ﻳَﺠِﺪُﻭﺍ ﻓِﻲ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻬِﻢْ ﺣَﺮَﺟًﺎ ﻣِﻤَّﺎ ﻗَﻀَﻴْﺖَ ﻭَﻳُﺴَﻠِّﻤُﻮﺍ ﺗَﺴْﻠِﻴﻤًﺎ
Artinya : “Maka demi Robmu, mereka tidak
beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim
dalam perkara yang mereka perselisihkan.
Kemudian hati mereka tidak merasa keberatan
terhadap hukum yang kamu putuskan dan mereka
menerima dan tunduk secara lahir dan batin”.
(AnNisa :65)
5. Aqidah salaf menghubungkan seorang muslim
dengan pendahulunya yang sholih.
6. Aqidah salaf menyatukan barisan muslimin dan
menyatukan mereka karena ia jawaban bagi firman
Alloh :
ﻭَﺍﻋْﺘَﺼِﻤُﻮﺍ ﺑِﺤَﺒْﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻔَﺮَّﻗُﻮﺍ
Artinya :”Dan berpegangteguhlah kamu dengan tali
Alloh (kitabulloh dan agamaNya) semuanya dan
janganlah berpecah belah”. (Ali Imron:103)
6. Di dalam aqidah salaf terdapat keselamatan bagi
yang berpegang teguh dengannya dan termasuk
orang yang diberi kabar gembira rosululloh
shollalloh ‘alaihi wa sallam dengan kemenangan
dan pertolongan di dunia dan keselamatan dari
neraka dan keberuntungan mendapat sorga di
ahirat.
7. Berpegang teguh dengannya merupakan sebab
terbesar kekokohan di atas agama.
8. Aqidah salaf mempunyai pengaruh yang besar
pada perilaku dan ahlak orang yang berpegang
teguh dengannya dan selanjutnya menjadi sebab
terbesar keistiqomahan di atas agama yang benar.
8. Aqidah salaf merupakan sebab terbesar
kedekatan kepada Alloh dan
keberuntungan medapatkan keridhoaanNya.
Karakter Salaf
1. Kokoh di atas kebenaran dan tidak berubah-
ubah keyakinan sebagaimana pengikut hawa nafsu.
Hudzaifah bin AlYaman berkata kepada Ibnu
Mas’ud,
(( ﺇﻥ ﺍﻟﻀﻼﻟﺔ ﺣﻖ ﺍﻟﻀﻼﻟﺔ ﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻣﺎ ﻛﻨﺖ ﺗﻨﻜﺮ ﻭﺗﻨﻜﺮ ﻣﺎ
ﻛﻨﺖ ﺗﻌﺮﻑ ﻭﺇﻳﺎﻙ ﻭﺍﻟﺘﻠﻮﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻓﺈﻥ ﺩﻳﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﺣﺪ ))
”Sesungguhnya kesesatan sebenar-benar
kesesatan kamu mengetahui yang dahulu kamu
ingkari dan mengingkari apa yang kamu ketahui
dan jauhilah berwarna-warni (berubah-ubah) dalam
agama sesungguhnya agama Alloh itu satu”.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,”
(( ﻭﺑﺎﻟﺠﻤﻠﺔ ﻓﺎﻟﺜﺒﺎﺕ ﻭﺍﻻﺳﺘﻘﺮﺍﺭ ﻓﻲ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ
ﺃﺿﻌﺎﻑ ﺃﺿﻌﺎﻑ ﻣﺎ ﻫﻮ ﻋﻨﺪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻜﻼﻡ ﻭﺍﻟﻔﻠﺴﻔﺔ )
“Secara umum kekokohan dan kemanatapan
agama pada ahli hadits dan sunnah jauh berlipat
ganda dibanding kekokohan pada ahli kalam dan
filsafat”.(Majmu’ Fatawa 4/5). Hal ini membuktikan
bahwa aqidah dan manhaj mereka itu benar dan
petunjuk yang lurus.
(( ﺇﻥ ﻣﺎ ﻋﻨﺪ ﻋﻮﺍﻡ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻋﻠﻤﺎﺋﻬﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ
ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻌﺮﻓﺔ ﻭﺍﻟﻴﻘﻴﻦ ﻭﺍﻟﻄﻤﺄﻧﻴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﺰﻡ ﺑﺎﻟﺤﻖ
ﻭﺍﻟﻘﻮﻝ ﺍﻟﺜﺎﺑﺖ ﻭﺍﻟﻘﻄﻊ ﺑﻤﺎ ﻫﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﺃﻣﺮ ﻻ ﻳﻨﺎﺯﻉ ﻓﻴﻪ ﺇﻻ
ﻣﻦ ﺳﻠﺒﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻘﻞ ﻭﺍﻟﺪﻳﻦ )
Berkata Syaikhul Islam,”
“Ma’rifah, keyakinan, ketenangan, kepastian
terhadap kebenaran dan ucapan yang kokoh dan
pasti ada pada orang-orang awam dan ulama
ahlus sunnah wal jama’ah adalah perkara yang
tidak diperselisihkan lagi kecuali bagi orang yang
Alloh cabut akalnya”.(alHujjah fi Bayanil Mahajjah
Liqowamis Sunnah, AlAshbahani)
2. Kokohnya mereka di atas perkara-perkara
Aqidah dan tidak ada perselisihan di antara mereka
bersamaan perbedaan jaman dan tempat.
alAshbahani mensifati mereka dengan ucapannya,
“ Dan termasuk perkara yang menunjukkan bahwa
ahli hadits adalah ahlul hak, seandainya kamu
menelaah semua karya tulis mereka yang
terdahulu dan sekarang bersamaan perbedaan dan
berjauhan negeri mereka kamu menemukan mereka
dalam menerangkan aqidah di atas satu titik yang
mereka jalani di atas satu jalan, tidak menyimpang
dan condong darinya, pendapat mereka satu,
penukilan mereka satu, kamu tidak menemukan
pada mereka perselisihan maupun perpecahan
sedikitpun bahkan seandainya seandainya kamu
kumpulkan semua ucapan mereka dan apa yang
mereka nukil dari pendahulu mereka kamu akan
menemukan seoalah dari satu hati dan berjalan di
atas satu lisan. Dan adakah dalil atas kebenaran
yang lebih jelas daripada ini ? ” (Majmu’ Fatawa
4/105).
3. Mereka berkeyakinan bahwa jalan salaf lebih
selamat, luas ilmunya dan hikmah tidak seperti
yang dianggap oleh ahli kalam bahwa jalan salaf
lebih selamat dan jalan orang sekarang lebih luas
ilmu dan hikmah.
(( ﻟﻘﺪ ﻛﺬﺑﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﻃﺮﻳﻘﺔ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻭﺿﻠﻮﺍ ﻓﻲ ﺗﺼﻮﻳﺐ ﻃﺮﻳﻘﺔ
ﺍﻟﺨﻠﻒ ﻓﺠﻤﻌﻮﺍ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﺠﻬﻞ ﺑﻄﺮﻳﻘﺔ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻓﻲ ﺍﻟﻜﺬﺏ
ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﺑﻴﻦ ﺍﻟﺠﻬﻞ ﻭﺍﻟﻀﻼﻝ ﺑﺘﺼﻮﻳﺐ ﻃﺮﻳﻘﺔ ﺍﻟﺨﻠﻒ ))
Syaikhul Islam berkata membantah anggapan
tersebut,”Sungguh mereka mendustakan jalan salaf
dan sesat dalam membenarkan jalan orang
sekarang lalu mereka mengumpulkan antara
kebodohan terhadap jalan salaf dalam
mendustakannya dan antara kebodohan dan
kesesatan dengan membenarkan jalan kholaf,
orang sekarang”.(Majmu’ Fatawa, 3/347).
4. Mereka orang yang lebih mengetahui keadaan
Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, perbuatan-
perbuatan dan perkataannya dari selain mereka
oleh karena itu mereka manusia yang paling
mencintai sunnah, paling bersemangat untuk
mengikutinya dan paling loyal kepada pemegang
sunnah.
(( ﻓﺈﻧﻪ ﻣﺘﻰ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻛﻤﻞ ﺍﻟﺨﻠﻖ
ﻭﺃﻋﻠﻤﻬﻢ ﺑﺎﻟﺤﻘﺎﺋﻖ ﻭﺃﻗﻮﻣﻬﻢ ﻗﻮﻻً ﻭﺣﺎﻻً ﻟﺰﻡ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﻋﻠﻢ
ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻪ ﺃﻋﻠﻢ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﺑﺬﻟﻚ ﻭﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﻋﻈﻤﻬﻢ ﻣﻮﺍﻓﻘﺔ ﻟﻪ
ﻭﺍﻗﺘﺪﺍﺀً ﺑﻪ ﺃﻓﻀﻞ ﺍﻟﺨﻠﻖ ))
Syaikhul Islam berkata,”Kalau nabi shollallohu
‘alaihi wa sallam manusia yang paling sempurna,
paling mengetahui hakikat-hakikat dan paling
kokoh ucapan dan keadaannya maka lazim
manusia yang paling mengetahui rosul maka
manusia yang paling mengetahui kesempurnaan,
hakikat dan ucapan dan perbuatan rosul dan
menjadi manusia yang paling besar dalam
menyesuaikan dan mencontoh rosul shollallohu
‘alaihi wa sallam”.
Dengan demikian jelaslah mereka adalah manusia
yang paling berhak menjadi kelompok yang
ditolong dangolongan yang selamat.
(( ﻭﺑﻬﺬﺍ ﻳﺘﺒﻴﻦ ﺃﻥ ﺃﺣﻖ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺄﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﻫﻲ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ
ﺍﻟﻨﺎﺟﻴﺔ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻟﻴﺲ ﻟﻬﻢ ﻣﺘﺒﻮﻉ
ﻳﺘﻌﺼﺒﻮﻥ ﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻭﻫﻢ ﺃﻋﻠﻢ
ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺄﻗﻮﺍﻟﻪ ﻭﺃﺣﻮﺍﻟﻪ ﻭﺃﻋﻈﻤﻬﻢ ﺗﻤﻴﻴﺰﺍً ﺑﻴﻦ ﺻﺤﻴﺤﻬﺎ
ﻭﺳﻘﻴﻤﻬﺎ ﻭﺃﺋﻤﺘﻬﻢ ﻓﻘﻬﺎﺀ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺃﻫﻞ ﻣﻌﺮﻓﺔ ﺑﻤﻌﺎﻧﻴﻬﺎ ﺗﺼﺪﻳﻘﺎً
ﻭﻋﻤﻼً ﻭﺣﺒﺎً ﻭﻣﻮﺍﻻﺓ ﻟﻤﻦ ﻭﺍﻻﻫﺎ ﻭﻣﻌﺎﺩﺍﺓ ﻟﻤﻦ ﻋﺎﺩﺍﻫﺎ ))
Syaikhul Islam berkata,”Dengan demikian jelaslah
bahwa manusia yang paling berhak menjadi
golongan yang selamat adalah ahli hadits dan
sunnah yang tidak ada bagi mereka ikutan yang
mereka fanatik kepadanya selain rosul shollallohu
‘alaihi wa sallam dan mereka adalah manusia yang
paling mengetahui ucapan dan perbuatan rosul dan
paling mengetahui perbedaan antara berita yang
shohih dan lemah. Ulama mereka adalah ahli fiqih
dan ahli ma’rifah yang mengetahui makna-makna
hadits dengan membenarkan, mengamalkan,
mencintai dan membela orang-orang yang
membelanya dan memusuhi orang-orang yang
memusuhinya”.
5. Di antara ciri has mereka yang paling besar
adalah semangat mereka dalam menyebarkan
aqidah yang shohihah dan agama yang lurus yang
diutuskan Alloh kepada para rosul, mengajarkan,
membimbing dan menasihati manusia disertai
dengan bantahan orang-orang yang menyelisihi
dan ahli bid’ah.
6. Syaikhul Islam berkata,”Ahlus sunnah dalam
Islam seperti orang Islam di antara agama-agama
yang lainnya”. Kemudian beliau menerangkan
keadilan ahlus sunnah di tempat lainnya,”Mereka
tengah-tengah dalam masalah sifat Alloh antara
meniadakan metode Jahmiyah dan golongan yang
memisalkan dan menyerupakan sifat Alloh dengan
sifat mahlukNya. Mereka tengah-tengah dalam
masalah perbuatan Alloh antara golongan
qodariyah dan jabariah, tengah-tengah dalam
masalah ancaman Alloh antara golongan Murjiah
dan wa’idiyah dari qodariyah dan selain mereka.
Dalam masalah nama-nama Iman dan agama
antara haruriyah dan mu’tazilah dan antara murjiah
dan jahmiyah. Dalam mensikapi sahabat nabi
tengah-tengah antara rofidhoh dan
khowarij.”(Majmu’ Fatawa 3/141)
7. Kokohnya mereka terhadap gelar-gelar dan
nama-nama yang sesuai syariat.
8. Semangatnya mereka kepada persatuan da’wah
kepadanya dan menyeru manusia kepadanya serta
membuang perselisihan dan perpecahan dan
memperingatkan manusia darinya. Dan nama yang
paling terkenal bagi mereka adalah ahlus sunnah
wal jama’ah. Prinsip ini ada pada pokok-pokok
ilmiah mereka terdapat juga pada kehidupan
mereka sebagai praktek, kenyataan dan keilmuan.

sumber :
http://millahibrohim.wordpress.com/2014/04/30/kehususan-dan-perbedaan-aqidah-salaf-dibanding-aqidah-yang-lainnya/#respond

sofyan assingkepy punggur batam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s